Ilustrasi seseorang memegang kepala karena stres atau pusing

7 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Lingkungan Toxic

Admin 2026-02-20 Health 8 Menit Baca

Pernahkah Anda merasa lelah secara emosional (drained) setiap pulang kerja atau bertemu teman tertentu? Hati-hati, Anda mungkin berada di lingkungan toxic. Lingkungan negatif ini bisa menggerogoti kesehatan mental secara perlahan.

Jangan biarkan mereka mencuri kebahagiaan Anda. Berikut adalah tameng psikologis yang bisa Anda gunakan:

1. Berani Berkata TIDAK (Boundaries)

Sikap "People Pleaser" (selalu ingin menyenangkan orang lain) adalah pintu masuk stres. Belajarlah menolak ajakan atau tugas tambahan yang di luar kapasitas Anda dengan sopan tapi tegas. Batasan Anda adalah hak Anda.

2. Filter Informasi Masuk

Jangan jadi tong sampah emosi orang lain. Jika rekan kerja mulai bergosip atau mengeluh nonstop, alihkan pembicaraan atau pamit sopan. "Maaf, aku lagi fokus ngerjain laporan nih".

3. Rutinitas Self-Care

Luangkan waktu "Me Time" berkualitas. Entah itu dengan lari pagi, membaca buku, atau sekadar tidur nyenyak. Anggap ini debagai "charging" baterai mental yang habis.

4. Cari Support System Positif

Satu teman positif lebih berharga dari seribu teman toxic. Temukan komunitas atau sahabat yang satu frekuensi, yang bisa mendengarkan tanpa menghakimi (judgemental).

5. Fokus pada Apa yang Bisa Dikontrol

Anda tidak bisa mengubah sifat bos yang galak atau teman yang nyinyir. Tapi Anda BISA mengontrol reaksi Anda. Jangan biarkan perilaku buruk mereka mendikte mood Anda seharian. "Cuek" itu perlu.

6. Menulis Jurnal (Journaling)

Tumpahkan kekesalan lewat tulisan tangan di buku harian. Ini adalah terapi murah meriah untuk mengurai benang kusut di kepala (overthinking). Setelah ditulis, beban akan terasa lebih ringan.

7. Detox Media Sosial

Sosmed seringkali menjadi sumber toxic comparison (membandingkan diri). Unfollow atau Mute akun-akun yang membuat Anda merasa "kurang" atau insecure. Feed Anda harusnya menginspirasi, bukan mengintimidasi.

Kesimpulan

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jika lingkungan sudah terlalu beracun dan merusak diri, mungkin saatnya mempertimbangkan untuk "Resign" atau berpindah (cutoff). Sayangi diri Anda sendiri karena tidak ada yang akan melakukannya sebaik Anda.

Tanya Jawab Mental Health

Apa beda stres biasa dan depresi?

Stres biasanya hilang jika pemicunya hilang (misal: deadline selesai). Depresi adalah kesedihan mendalam yang menetap berminggu-minggu tanpa sebab jelas dan hilang minat hidup.

Bagaimana menghadapi teman yang "drama queen"?

Jangan terpancing emosi. Berikan respons netral, singkat, dan jangan berikan panggung untuk dramanya. Lama-lama dia akan bosan sendiri.